Google Analityc

Share Aholic

Script Google Adsense

Hidung - Indra Pencium



Jika berjalan melewati tempat sampah, kamu akan cepat-cepat menutup hidung. Sebaliknya, ketika kamu sampai di rumah, kamu akan membiarkan hidungmu mencium aroma makanan yang telah siap di meja makan.

Hal ini menunjukkan bahwa hidung berfungsi sebagai indra penciuman. Dapatkah kamu bayangkan bagaimana jika kamu tidak punya hidung?


Bagian-Bagian Hidung



Hidung terdiri atas dua bagian, yaitu lubang hidung dan rongga hidung. Rongga hidung terbentuk oleh tulang hidung dan tengkorak. Pada rongga hidung terdapat selaput lendir atau membran mukus dan rambut halus yang disebut bulu hidung atausilia.

Bulu hidung dan selaput lendir berguna untuk menyaring kotoran yang masuk hidung bersama dengan udara pernapasan. Kotoran tersebut dapat berupa debu, kuman, dan cairan.

Pernahkah kamu bersin? Apakah yang menyebabkan bersin? Jika lubang hidung kemasukan suatu kotoran, maka selaput lendir akan terangsang sehingga menimbulkan rasa geli. Oleh karena itu, terjadilah bersin sehingga kotoran terbawa keluar.

Di rongga hidung bagian atas terdapat sel-sel reseptor atau ujung-ujung saraf pembau. Ujung - ujung saraf pembau ini timbul bersama dengan rambut-rambut halus pada selaput lendir yang berada di dalam rongga hidung bagian atas.

Pernahkah kamu sakit flu? Saat menderita flu, dapatkah kamu mencium bau dengan baik? Tentu saja kamu tidak dapat membau dengan baik. Mengapa demikian? Karena selaput hidung yang membengkak dan berlendir menyebabkan indra pembau tertutup oleh lendir. Akibatnya, indra pembau tidak dapat menerima rangsang bau dengan baik.

Cara Kerja Hidung


Bagaimana proses hidung mencium suatu aroma atau bau?

Sebagai benda gas, bau berbaur menjadi satu dengan gas-gas lain di dalam udara. Saat kita menghirup udara pernapasan, bau tersebut ikut masuk ke dalam hidung.

Di rongga hidung, bau akan larut di dalam lendir. Selanjutnya, rangsangan bau akan diterima oleh ujung-ujung saraf pembau serta diteruskan ke pusat penciuman dan saraf pembau.

Oleh otak, rangsang tersebut ditanggapi sehingga kita dapat mencium bau yang masuk hidung.

Gangguan-Gangguan pada Hidung


Sebagai indra pembau, hidung dapat mengalami gangguan. Akibatnya, kepekaan hidung menjadi berkurang atau bahkan tidak dapat mencium bau suatu benda. Contoh gangguan-gangguan
yang dialami hidung, sebagai berikut.

Pilek , yaitu tersumbatnya saluran pernapasan. Selain itu, penderita juga sering mengeluh kepalanya sakit serta mengeluarkan ingus. Penyakit ini disebabkan oleh virus atau karena alergi dan menurunnya daya tahan tubuh.

Polip, yaitu daging tumbuh seperti tumor di dalam rongga hidung.

Rusaknya saraf pembau akibat cedera pada kepala. Gangguan ini dapat mengakibatkan hilangnya daya penciuman. Ketidakmampuan indra pembau untuk mencium bau disebut anosmia.

Rhinitis merupakan peradangan pada hidung

Cara Perawatan Hidung


Hidung harus tetap sehat agar berfungsi dengan baik. Berikut ini beberapa cara merawat hidung.
  1. Menghindari benturan pada hidung.
  2. Menutup hidung dengan menggunakan sapu tangan atau masker jika berada di tempat yang udaranya kotor atau tercemar.
  3. Jika hidung terasa sakit, periksalah ke dokter





No comments:

Post a Comment